CHAPTER 393: ALIH-ALIH PENYELENGGARA NEGARA
" Walaipun Indonesia terkaya di dunia, tetapi selama sains tiada merdeka, seperti halnya politik negaranya, maka kekayaan Indonesia tidak akan menjadikan penduduk senang, melainkan semata menyusahkan, seperti 350 tahun belakangan ini." (Tan Malaka, Madilog) Ya, sedemikian busuknya skema politik negeri ini berjalan. 80 tahun perayaan kemerdekaan negara yang berjalan semu, karena kursi-kursi elit penyelenggara negara masih dikuasai oleh budaya alih-alih dan berdalih. Perihal bagi-bagi makan gratis yang dijalankan oleh perwakilan militer dan bukan orang ahli di bidang gizi adalah satu di antara sampel buruk yang terbaru dari pandangan tersebut. Kursi-kursi elit yang dikuasai orang-orang busuk yang menjadikan bidang politik untuk mengeruk kekayaan negeri ini untuk kepentingan diri, keluarga, dan kelompok kecilnya. Mereka masih berpandangan rakyat adalah instrumen luar yang harus dikorbankan dan dibodohi dengan budaya alih-alih mereka. Semakin besar indikasi jikalau kita ad...