CHAPTER 418: SEJENAK KELUAR DARI LINGKARAN UNTUK MELIHAT DAN BERSIKAP LEBIH JERNIH
Kemarin ayah kembali berpikir, memang ada baiknya terkadang mengambil langkah untuk keluar dari lingkaran untuk melihat, berpikir, dan menyikapi sesuatu lebih jernih. Ya, kita seyogyanya hanyalah manusia biasa. Bereaksi terus pada sesuatu hal yang sedari awal disadari tidak akan mengantarkan ke mana-mana dan nilai-nilai baru bisa jadi acap kali akan melelahkan. Hanya menguras emosi dan tidak memberikan makna baik. Pada situasi seperti ini, ayah berpikir tidak ada salahnya mengalah dan tidak meneruskan pertarungan, perbincangan. Menang juga tidak berarti apa-apa, hanya sekadar memuaskan emosi dan ego sesaat. Diam dan melanjutkan langkah, menyimpan energi untuk hal-hal yang seyogyanya lebih penting. Tidak semua ruang pertarungan harus diladeni dan dimenangkan. Kapasitas energi biar bagaimana terbatas, kita harus mampu taktis dan bijaksana untuk mengggunakannya secara proporsional. Sederhanya, harus mampu terus belajar untuk membuat skala prioritas, mencanangkan timetable...