Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

CHAPTER 404: MEKANISME PERTAHANAN TERBAIK

Gambar
Banyak hal kebijakan super brengsek yang terjadi akhir-akhir ini di pemerintahan. Saking banyaknya, jadi speechless mau komentari atau respon yang mana. Menurut ayah, ini pemerintahan terburuk yang pernah terjadi selama sejarah negeri.  Satu di antara kebijakan tentu yang paling buat banyak orang gusar adalah digerusnya dana pendidikan untuk program makan-makan yang sepertinya buat membayar para bohir penunjang saat kampanye.  Dari sini, premis jika upaya pembodohan dan kemiskinan dibiarkan secara struktural selama sejarah republik semakin valid dan sahih. Bayangkan kebijakan untuk urusan perut ke bawah yang bakal jadi tokai, berada di atas kebijakan pengembangan kemampuan akal dan rasa. Gaji-gaji guru tetap rendah, dan saat PHK tengah merajelela serta potensi bonus demografi di depan mata belum ada bahkan semakin jauh untuk diterapkan atau diputuskan. Ayah pikir, orang-orang yang sukses duduk di kursi-kursi penting dan krusial di pemerintahan bukan karena kemampuannya dan ci...

CHAPTER 403: JADI DIRI SENDIRI YANG LEBIH BAIK

Gambar
Namanya juga manusia biasa, pasti ada ruang kesalahan dalam tiap perjalanan. Penting kemudian dapat menyadari kesalahan tersebut, menemukan pencetus atau penyebabnya, lalu memperbaikinya untuk menjadi manusia yang lebih baik. Setidaknya untuk diri sendiri dulu.  Beberapa kali mendapatkan petuah ini juga dalam perjalanan, "Kau punya dua telinga, dan cuma satu mulut, maka lebih banyak gunakan dua telingamu ketimbang dominan di satu mulutmu." Atau petuah lainnya, "Mulutmu adalah harimaumu." Maknanya, kekuatan mulut dapat menjadi kekuatan atau malah bisa berbalik membayakan dirimu. Maka lebih hati-hatilah dalam berucap. Jika belum yakin, mending diam dibanding mengundang masalah.  Salah satu solusi terbaru di era ayah dalam beberapa tahun terakhir mengemuka adalah pemahaman tentang stoikisme. Menurut ChatGPT, inti dari stoikisme adalah " Kendalikan pikiran dan tindakanmu, terima yang di luar kendalimu, dan hiduplah dengan karakter yang baik. " Ya menjadi orang...

CHAPTER 402: "WHY" YANG MENGGERAKKAN DIRI

Gambar
Kamis pagi 5 Februari 2026 jadi momen yang prestisius buat ayah, karena dapat melihat Pung Adi berbicara selama kurang lebih dua jam tentang perjalanan hidup beliau hingga bisa berada di titik setinggi sekarang.  Ayah jadi makin percaya kalau Pung Adi itu lebih mirip perjalanan Messi ketimbang Ronaldo, karunia kemampuannya yang brilian lebih menyerupai " gift " dibanding "kerja keras dan kedisiplinan". Ya, kedua unsur terakhir itu tetap ada dan kuat sebagaimana Messi tentunya. Argumentasinya cara dan gestur Pung Adi bicara dan bergerak selama momen tersebut lebih menunjukkan kepada sosok-sosok orang jenius seperti figur Habibie, dibanding karisma pemimpin yang kaku pada umumnya. Rasanya audiens di Meeting Room - Artotel Senayan mayoritas akan sepakat dengan pandangan ayah ini.  Di situlah pula momen ini jadi berharga tinggi, karena rasa kejujuran lebih kuat dan dominan dibanding pola pemaparannya. Nah, karena itu pula unsur kelebihan individualnya lebih mengemuka da...

CHAPTER 401: SEMANGAT DAN RASA GEMBIRA HARUS ADA DI ATAS RASA TAKUT DAN TRAUMA

Gambar
Menjelang ayah meninggalkan Tamalanrea di tahun 2001, ada semacam pertemuan antropologi internasional. Sempat ayah berinteraksi sedikit, ada sebuah cerita yang ayah ingat sampai sekarang. Ayah lupa detailnya cuma kira-kira begini narasinya, "Kalau sebuah bangsa masih mengurus bagian perut ke bawah, maka sepanjang itu pikiran dan rasanya tidak berjalan." Narasi itu menurut ayah erat sangat relevansinya dengan kondisi sekarang, terutama dengan kebijakan perintah di tahun 2026 ini yang menaikkan anggaran makan gratis jadi lima kali lipat dan menyerap anggaran Rp 355 triliun. Gokz setahun makan anggaran sebesar itu di tengah kondisi keprihatinan tentang jumlah PHK yang meningkat, kondisi kualitas sistem pendidikan dan kesejahteraan guru yang memprihatinkan, serta kesiapan menghadapi bonus demografi yang mencapai puncaknya di tahun 2035 - 2045.  Alamak.. Dari sini, rasa kepercayaan lama sejak era Tamalanrea mengemuka kembali ke permukaan, jika proses kemiskinan dan pembodohan di n...