Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

CHAPTER 413: TUCHEL SALAH STRATEGI, ATAU ARGENTINA MEMANG MEMAKSANYA?

Gambar
Kekalahan dramatis Inggris 1-2 dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 memunculkan satu nama yang langsung menjadi sasaran kritik: Thomas Tuchel.  Keputusan sang pelatih mengubah pendekatan permainan menjadi sangat defensif sejak menit ke-71 dianggap sebagai titik balik pertandingan. Saat itu Inggris sebenarnya masih memimpin 1-0 lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Namun setelah Gordon ditarik keluar dan digantikan bek Ezri Konsa untuk mengubah formasi menjadi lima bek, arah pertandingan berubah total. Banyak yang menilai keputusan tersebut seperti memberikan ruang bagi Argentina untuk menyerang tanpa henti. Benarkah demikian? Ketika Inggris Kehilangan Kendali Tuchel memiliki alasan yang dapat dipahami. Setelah unggul, Argentina terus meningkatkan intensitas serangan, terutama melalui umpan silang. Menurut pengakuannya seusai laga, para pemain Argentina memenangi hampir setiap duel udara sehingga ia merasa perlu menambah jumlah pemain bertahan di dalam kotak p...

CHAPTER 412: SIKAP TERBAIK SAAT INI ADALAH DIAM DALAM KATA DAN TERUSLAH BERGERAK

Gambar
Ada saat ketika kemenangan terbaik bukan lahir dari banyak bicara, melainkan dari kemampuan untuk diam dan terus bergerak. Semifinal kedua Piala Dunia 2026 kembali mengingatkan saya pada hal itu. Diam bukan berarti menyerah. Diam bukan berarti kehilangan keberanian. Kadang diam justru menjadi bentuk pengendalian diri paling mahal. Sebaiknya, simpan energi untuk aksi dan sikap nyata perjuangan.  Bukan apa-apa, sehari sebelumnya saya sempat sekilas membaca informasi di media jika ada petisi yang telah ditandatangani lebih dari 6 juta orang agar timnas Argentina diusir keluar dari penyelenggaraan Piala Dunia 2026.  Di tengah riuh tuntutan itu, Argentina justru memilih menjawab dengan cara yang paling sunyi: bermain. Tidak ada penjelasan lewat berondongan kata-kata, hanya aksi nyata. Determinasi dan keyakinan tanpa henti, mengoptimalkan seluruh kapasitas tenaga hingga di titik puncak sebelum peluit panjang dari sang pengadil di lapangan hijau Atlanta Stadium malam itu ditiupkan....

CHAPTER 411: 12 MENIT YANG MENGUBAH TAKDIR ARGENTINA

Gambar
Determinasi timnas Argentina di Piala Dunia 2026 harus diakui melewati batas-batas lazim yang dimiliki tim sepakbola. Meski berstatus juara bertahan sekaligus tim terbaik di dunia saat ini, ternyata jalannya tidak semudah itu. Cape Verde memaksa mereka bermain 120 menit, lalu di babak selanjutnya giliran Mesir yang memaksa Messi dan kawan-kawan melewati batas kemampuan mereka sebagai manusia biasa. Seakan memiliki cadangan energi level Dewa, para pemain timnas Argentina berhasil menaikkan tempo permainan dan serangan di 12 menit terakhir waktu normal babak kedua untuk mengejar defisit dua gol. Ya, tidak ada kata berakhir sebelum peluit wasit panjang dibunyikan. Suasana boleh terasa hening karena aura kekalahan nampak segera mendera, seakan mengirim sinyal jika inilah akhir perjalanan dari seorang legenda terbaik sepakbola di jagat raya. Tapi Messi memang berbeda, dia bergeming menolak untuk berhenti. Keras hatinya seperti didengar Semesta, ia ingin mengubah jalan takdir melalui t...

CHAPTER 410: MY ORDINARY LAST DANCE

Gambar
Tepat 1 Juli 2026, satu di antara sahabat terbaikku berpulang ke Rahmatullah di usia 50 tahun. Masih tergiang kisah kami dulu saat masih remaja di kamarnya yang terletak di gang kecil di samping SMPN 3 Makassar.  Kepulan asap Marlboro merah dengan secangkir kopi diiringi musik dari kaset GNR atau Slank di alat pemutar miliknya. Hanya seperti itu rasanya kami berdua sudah merasa cukup keren di masanya.  Tidak banyak cerita verbal mengemuka, hanya sebatas ngopi, mengisap rokok, dan sekadar menikmati alunan musik.  Ya, meski demikian sudah cukup membuat Acho Amril sebagai kategori sahabat rasa saudara kental di masa remaja, zaman putih abu-abu.  Meski posturnya kecil, tapi Acho Amril lincah dan gesit. Ia juga tidak pernah membiarkanku berkelahi sendiri jika ia ada.  Momen-momen kenangan itu kerap kali mencuat di kepalaku, termasuk ketika ia kembali ke Sang Khalik di tanggal tersebut di atas.  - Kepergian Acho Amril membuatku coba mengingat apa makna dari setia...