CHAPTER 414: TERUSLAH BERGERAK

Di hitungan usia yang ayah semakin menua, di bagian sepertiga terakhir kalau merujuk pada usia Nabi Muhammad SAW, ayah tetap belajar untuk menguasai hal-hal baru. 

Mungkin hitungannya belum piawai, tapi setidaknya ada hal-hal baru yang dikecapi dan dikerjakan. Menurut ayah, hal-hal seperti ini yang membuat alur hidup terus bergerak sebagai sesuatu nikmat baikNya untuk disyukuri. 

Dalam dua tahun terakhir misalnya sejak tragedi kehidupan terpahit di awal tahun 2024, ayah belajar menguasai teknis pekerjaan media handling di level nasional (pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi), ayah belajar membuat website dealer cabang yang menurut data AI Gemini itu jauh lebih baik performanya dibanding website Head Office yang biaya pengerjaannya lebih dari setengah miliar. Ayah juga kini belajar mengembangkan konsep kegiatan menggandeng komunitas berdaya beli untuk meningkatkan potensi daya beli pada dealer Haka yang menggelar kegiatan yang ayah gagas. 

Bukan jalan yang mudah, tapi justru ranah pertarungan itulah yang membuat hidup terus berdetak, menurut ayah. 

Dengan terus bergerak, kita belajar mengelolah emosi dan energi, serta buah pemikiran secara lebih sistematis. Membuat kita belajar mengatur hidup lebih tenang, berusaha mengubur alur drama tidak penting yang bisa menguras dan memboroskan kapasitas energi diri. 

Fokus pada tujuan yang dicanangkan, lalu membuat bilah-bilah atau tahapan sistematis untuk merealisasikannya.  

Namun, yang unik dari ayah adalah pekerjaan-pekerjaan yang dihasilkan bukanlah untuk mendapat tepuk tangan ataupun validasi dari lingkungan. Hal-hal seperti itu justru membuat ayah kikuk dalam bersikap. Mungkin karena ayah tidak memilik karakter dasar untuk menjadi tokoh. Ayah lebih suka bekerja di ruang sunyi, cukuplah diri ayah sendiri yang tahu jika ruang pekerjaan yang dihasilkan untuk telah menciptakan buah karya yang bermakna baik. 

Jalan ayah ini sendiri tidak perlu kalian tiru, karena ayah percaya setiap orang punya suratan jalannya sendiri-sendiri. Kita hanya perlu menemukan celah kemampuan diri ataupun hal-hal baru yang bisa menggugah semangat diri untuk terus bergerak. 

Sederhananya, terus mencari jalan menjadi dan menemukan versi terbaik diri kita secara terus menerus.

Hmm, sudah Adzan Subuh. Saatnya untuk menghadap dulu ke Sang Pemilik Hidup, untuk absen dan menyatakan rasa bersyukur atas setiap NikmatNya, Aamiiin. 

-

Bogor, 17 Agustus 2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CHAPTER 317: SEJENAK MENEPI DI BSD CITY

CHAPTER 1: PUAS DIBULLY (PERJALANAN AWAL MENJADI PETARUNG)