Postingan

CHAPTER 359: BERUSAHA LEBIH KONSISTEN MENGHIRUP KEHIDUPAN

Gambar
Seiring perjalanan waktu, isi pikiran saat ini merasa ada di fase tidak lagi perlu bersaing atau berkompetisi dengan orang lain. Energi lebih terstimulan untuk lebih kepada introspeksi diri, mencipta keinginan agar dapat menjadi versi diri yang lebih baik, sedikit demi sedikit, setiap hari. Tidak lagi bergegas dan terburu-buru atau menggebu-gebu seperti masa muda dulu, kini berusaha menciptakan ritme yang proporsional saja yang penting masih bisa memastikan jika di sisa hidup ini masih terus berkembang dan terbuka dengan hal-hal baru yang baik sifatnya tentu. Setelah mengalami banyak pukulan hidup, sampai pada titik tidak ada lagi gunanya merusak diri saat didera masalah atau kesulitan hidup. Semakin yakin dan percaya jika semuanya telah diatur oleh Allah, Sang Pengatur alam semesta. Jika segala sesuatu di alam ini telah tertata dengan begitu rapi oleh-Nya, apalagi hidup seorang manusia biasa seperti kita?! Di setiap derap langkah ke depan terus berusaha menyingkirkan hal-hal neg...

CHAPTER 358: DUKUNGAN UNTUK RASY

Gambar
  Perjuangan Seorang Ayah dalam Mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus: Refleksi atas Tantangan Rasy di Sekolah Dalam sebuah surat yang penuh dengan ketulusan dan kasih sayang, seorang ayah berbicara tentang tantangan yang dihadapi anaknya, Rasy, yang sedang bertransisi dari lingkungan inklusi ke kelas reguler di sekolah. Surat ini mencerminkan dilema yang sering kali dirasakan oleh orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, yang tak hanya berjuang untuk menyesuaikan diri di lingkungan baru, tetapi juga harus menghadapi berbagai tekanan sosial. Mari kita bahas beberapa poin utama dari surat ini dan menggali lebih dalam tentang pesan penting di baliknya. Memohon Maaf atas Perilaku Anak Sang ayah memulai dengan permintaan maaf yang tulus atas tindakan fisik yang dilakukan Rasy terhadap teman perempuannya. Ia menekankan bahwa dalam situasi apapun, kekerasan fisik tidak boleh terjadi, terutama antara laki-laki dan perempuan. Ini adalah bentuk tanggung jawab yang diambil ol...

CHAPTER 357: MERENDAHKAN DIRI TIDAK BERARTI MENYAKITI DIRI DAN MEMBUATMU HILANG!

Gambar
Sabtu, 15 Juni 2024 Sudah beberapa hari terakhir ingin menulis hal ini, namun terkendala ketersediaan waktu dan energi yang terbatas. Alhamdulillah banget, ada runititas baru. Semoga dapat mengubah dan menaikkan skala ekonomi keluargaku jauh lebih tinggi, demi kebahagiaan istri dan persiapan masa depan anak-anak.  Baiklah, kumulai saja dengan pembukan seperti ini, jika merendahkan diri tidak serta merta bermakna dan bermuatan negatif. Merendahkan diri juga dapat bermuatan positif, jadi pada saat lingkungan merendahkanmu, kau tidak serta merta hilang dan tersakiti. Merendahkan diri justru dapat membuatmu lebih tenang dan menyikapi situasi lebih dingin.  Kenapa, kok bisa begitu? Karena, penilaian dan penghargaan tidak harus selalu dari orang lain dan lingkungan, cara kita menempatkan dan menghargai diri sendiri justru dapat menjadi faktor lebih penting dalam menciptakan pancaran keluar.  Ya, pengalaman 2 bulan beberapa hari menjadi driver BlueBird memang menyisakan trauma p...

CHAPTER 356: TERIMA KASIH, TUHAN!

Gambar
Selasa, 4 Juni 2024, akhirnya aku dapat melihat lebih jernih bekas tempat ngetem favoritku hingga sebulan lalu.  Saat itu hingga di awal Mei 2024, memang telah kuniatkan dan bahkan menjadi doa, agar penggalan kisah mangkal di pinggiran rel dekat rumah komedian Denny Cagur yang terletak antara stasiun Pasar Minggu dan stasiun Pasar Minggu Baru itu, akan dapat menjadi kenangan secepatnya. Sebuah bingkai perjalanan hidupku yang rasanya seperti merasasakan pengalaman langsung menjadi tokoh George yang diperankan Richard Gere di "Time Out of Mind" (2014) dan atau juga seperti tokoh Chris Gardner yang diperankan Will Smith di "The Pursuit of Happyness" (2006).  Di bekas tempat mangkalku itu, aku juga dapat melihat dari dalam gerbong Commuter Line, masih ada beberapa Starmover warna biru dengan logo burung di atas kapnya yang mangkal di tempat itu juga. Empati yang mendalam kubersitkan ke mereka, sambil berharap dan bahkan berdoa, semoga rasa kehidupan yang mereka tengah a...

CHAPTER 355: ALHAMDULILLAH, KEMBALI JADI MANUSIA!

Gambar
Jumat 31 Mei 2024, setelah sembilan bulan terombang-ambing ombak kehidupan yang teramat keras, diterpa ketidakpastian dan cobaan yang tidak ringan, menghadapi keterpurukan yang amat sangat, hingga rasanya terjerembab ke titik nelangsa terdalam yang pernah kualami, akhirnya Alhamdulillah hari ini aku bisa kembali jadi manusia.  Terima kasih Allah SWT, Tuhanku yang berkenan mengujiku sedemikan rupa, menjadikan aku insya Allah manusia yang lebih baik dan lebih kuat dibanding sebelumnya, semoga, Aamiiin Allahumma Aamiiin.  Terima kasih Pung Adi, atas kesempatannya. Semoga saya bisa menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan ini. Sebuah kesempatan emas, yang seyogyanya tidak boleh disia-siakan. Ya, saya harus bisa memotivasi diri ke dalam pakem "Go The Extra Miles".   Terima kasih Bu Yon yang terus mempercayai dan memotivasi, serta berkenan setia berjalan di sampingku selama 17 tahun terakhir. Semoga kita selamanya, tanpa tepi.  Terima kasih anak-anakku yang...

CHAPTER 354: SEMOGA PLOT TWIST!

Gambar
Rabu 29 Mei 2024, hanya selang beberapa jam selepas saya menulis dan mengunggah catatan di Chapter 353, sebuah pesan yang telah saya tunggu dalam dua pekan terakhir akhirnya masuk.  Sesaat saya agak emosional menyambutnya, namun seketika mengingat pesan ke diri sendiri dalam sepekan terakhir, untuk lebih bisa menata emosi mulai sekarang dan ke depan. Bersyukur tentu iya, dan semoga saja akhirnya seperti yang kuharapkan, seperti yang kudoakan, lebih luas lagi seperti yang diharapkan dan didoakan oleh seisi rumah kami.  Ini adalah oase yang kami harapkan dalam sembilan bulan terakhir.  Sungguh Tuhan memiliki otoritas penuh untuk membolak-balik segala sesuatu, Maha mengubah sesuatu dari tidak ada menjadi ada ataupun sebaliknya.  Dan itulah yang terjadi berkali-kali dalam hidupku, termasuk siang ini. Hanya selang beberapa jam dari rasa pesimis yang muncul di narasi Chapter 353, Tuhan langsung mengubah suasana hatiku.  Ya, semoga besok berjalan baik.  Seperti ya...

CHAPTER 353: AKU BERUSAHA MEMBUAT OTAKKU TETAP BERPUTAR, DAN RASAKU TETAP BISA MENJELAJAH!

Gambar
Terlalu sering rasanya, aku menulis keadaan sedang tidak baik-baik saja. Seakan jadi pertanda, jika ternyata aku mungkin tidak berusaha beranjak dari titik yang sama. Hanya berputar-putar di situ-situ saja. Namun, apakah benar? Sebenarnya, benakku selalu berusaha mencari jalan keluar. Berpikir, mau kemana setelah dari sini, dan mau bikin apa lagi? "Aku bisa apa?" pertanyaan ini sering berulang di benakku.  Sempat terbersit, sebuah kesalahan yang mungkin beberapa kali kusampaikan ke Bu Yon, "Hmm, bagaimana nasib bisa berubah, kalau sikapmu yang kayak gini tidak berubah?! Pantas, rezeki seakan menjauh jika terus begitu!" kataku seolah menghakimi dan menyalahkan Bu Yon atas apa yang terjadi.  Pagi ini Rabu 29 Mei 2024, terbersit intuisi jika bisa jadi sikap dan cara pandangku itu keliru pada Bu Yon. Mestinya, aku tidak menyalahkan Bu Yon atas apa yang terjadi. Hal ini seyogyanya mesti aku ingat, agar tidak terulang lagi kelak.  Kegagalan, ataupun rangkaian kegagalan ti...