Postingan

CHAPTER 361: CARPE DIEM

Gambar
Ada beberapa pelajaran pengingat kehidupan yang kudapat selama perjalanan mengikuti training yang diadakan APM BYD Indonesia pada tanggal 3-6 Desember 2024.  Meninggalkan rumah selepas Subuh, naik KRL dan harus pindah 3 kali, lalu lanjut Gojek motor ke lokasi training adalah sebuah bentuk perjuangan umum yang dijalani kelas menengah di negeri ini. Khususnya yang berdomisili di kota besar seperti Jakarta dan wilayah pinggiran penyokongnya Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi.  Ditambah awan gelap, langit mendung, dan acapkali disertai hujan membuat setiap perjalanan empat hari itu terasa kesan perjuangan hidup kelas menengahnya.  Naik KRL dari stasiun Citayam transit di stasiun Manggarai, sambung KRL ke arah stasiun Tanah Abang lalu turun disana untuk pihak KRL ke arah Palmerah. Di stasiun Manggarai, situasi lautan manusia ketika menuruni tangga untuk pindah KRL adalah pemandangan lazim.  Jadi ingat pesan klasik, perjuanganlah hidupmu dari masa muda sebaik-baiknya supaya k...

CHAPTER 360: LEBIH TENANG DENGAN DIRI SENDIRI!

Gambar
Akhirnya sampai di titik untuk semakin percaya, "Bila tidak bisa mengubah orang lain, cukuplah mengubah diri sendiri!"  Ya, tentu ada yang memang juga sulit diubah dari diri sendiri, khususnya jika berbicara dengan orang lain tentang diri sendiri. Jadi memang sudah saatnya dapat lebih mengerem untuk berucap pada orang lain tentang deklarasi diri, dan bisa lebih tenang cukup dengan diri sendiri.  Jangan lagi menyampaikan masalah, keluh-kesah, gerutuan pada orang lain, rem sekuat-kuatnya. Malah sedapatnya dihapuskan lagi dari alur.  Makin percaya juga, kalau masih memandang hal itu sebagai masalah, maka jadilah hal itu berpotensi memang menjadi masalah. Jika dianggap biasa saja sebagai hal yang harus dilalui, seyogyanya tidak akan lebih dari sekadar bagian dari perjalanan hidup.  Tidak ada juga enaknya, jika hanya berputar-putar terus di pusaran hal yang sama tanpa berusaha melaluinya.  Melangkah lebih ringan, mental lebih sehat, cara berpikir dan melihat lebih bu...

CHAPTER 359: BERUSAHA LEBIH KONSISTEN MENGHIRUP KEHIDUPAN

Gambar
Seiring perjalanan waktu, isi pikiran saat ini merasa ada di fase tidak lagi perlu bersaing atau berkompetisi dengan orang lain. Energi lebih terstimulan untuk lebih kepada introspeksi diri, mencipta keinginan agar dapat menjadi versi diri yang lebih baik, sedikit demi sedikit, setiap hari. Tidak lagi bergegas dan terburu-buru atau menggebu-gebu seperti masa muda dulu, kini berusaha menciptakan ritme yang proporsional saja yang penting masih bisa memastikan jika di sisa hidup ini masih terus berkembang dan terbuka dengan hal-hal baru yang baik sifatnya tentu. Setelah mengalami banyak pukulan hidup, sampai pada titik tidak ada lagi gunanya merusak diri saat didera masalah atau kesulitan hidup. Semakin yakin dan percaya jika semuanya telah diatur oleh Allah, Sang Pengatur alam semesta. Jika segala sesuatu di alam ini telah tertata dengan begitu rapi oleh-Nya, apalagi hidup seorang manusia biasa seperti kita?! Di setiap derap langkah ke depan terus berusaha menyingkirkan hal-hal neg...

CHAPTER 358: DUKUNGAN UNTUK RASY

Gambar
  Perjuangan Seorang Ayah dalam Mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus: Refleksi atas Tantangan Rasy di Sekolah Dalam sebuah surat yang penuh dengan ketulusan dan kasih sayang, seorang ayah berbicara tentang tantangan yang dihadapi anaknya, Rasy, yang sedang bertransisi dari lingkungan inklusi ke kelas reguler di sekolah. Surat ini mencerminkan dilema yang sering kali dirasakan oleh orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, yang tak hanya berjuang untuk menyesuaikan diri di lingkungan baru, tetapi juga harus menghadapi berbagai tekanan sosial. Mari kita bahas beberapa poin utama dari surat ini dan menggali lebih dalam tentang pesan penting di baliknya. Memohon Maaf atas Perilaku Anak Sang ayah memulai dengan permintaan maaf yang tulus atas tindakan fisik yang dilakukan Rasy terhadap teman perempuannya. Ia menekankan bahwa dalam situasi apapun, kekerasan fisik tidak boleh terjadi, terutama antara laki-laki dan perempuan. Ini adalah bentuk tanggung jawab yang diambil ol...

CHAPTER 357: MERENDAHKAN DIRI TIDAK BERARTI MENYAKITI DIRI DAN MEMBUATMU HILANG!

Gambar
Sabtu, 15 Juni 2024 Sudah beberapa hari terakhir ingin menulis hal ini, namun terkendala ketersediaan waktu dan energi yang terbatas. Alhamdulillah banget, ada runititas baru. Semoga dapat mengubah dan menaikkan skala ekonomi keluargaku jauh lebih tinggi, demi kebahagiaan istri dan persiapan masa depan anak-anak.  Baiklah, kumulai saja dengan pembukan seperti ini, jika merendahkan diri tidak serta merta bermakna dan bermuatan negatif. Merendahkan diri juga dapat bermuatan positif, jadi pada saat lingkungan merendahkanmu, kau tidak serta merta hilang dan tersakiti. Merendahkan diri justru dapat membuatmu lebih tenang dan menyikapi situasi lebih dingin.  Kenapa, kok bisa begitu? Karena, penilaian dan penghargaan tidak harus selalu dari orang lain dan lingkungan, cara kita menempatkan dan menghargai diri sendiri justru dapat menjadi faktor lebih penting dalam menciptakan pancaran keluar.  Ya, pengalaman 2 bulan beberapa hari menjadi driver BlueBird memang menyisakan trauma p...

CHAPTER 356: TERIMA KASIH, TUHAN!

Gambar
Selasa, 4 Juni 2024, akhirnya aku dapat melihat lebih jernih bekas tempat ngetem favoritku hingga sebulan lalu.  Saat itu hingga di awal Mei 2024, memang telah kuniatkan dan bahkan menjadi doa, agar penggalan kisah mangkal di pinggiran rel dekat rumah komedian Denny Cagur yang terletak antara stasiun Pasar Minggu dan stasiun Pasar Minggu Baru itu, akan dapat menjadi kenangan secepatnya. Sebuah bingkai perjalanan hidupku yang rasanya seperti merasasakan pengalaman langsung menjadi tokoh George yang diperankan Richard Gere di "Time Out of Mind" (2014) dan atau juga seperti tokoh Chris Gardner yang diperankan Will Smith di "The Pursuit of Happyness" (2006).  Di bekas tempat mangkalku itu, aku juga dapat melihat dari dalam gerbong Commuter Line, masih ada beberapa Starmover warna biru dengan logo burung di atas kapnya yang mangkal di tempat itu juga. Empati yang mendalam kubersitkan ke mereka, sambil berharap dan bahkan berdoa, semoga rasa kehidupan yang mereka tengah a...

CHAPTER 355: ALHAMDULILLAH, KEMBALI JADI MANUSIA!

Gambar
Jumat 31 Mei 2024, setelah sembilan bulan terombang-ambing ombak kehidupan yang teramat keras, diterpa ketidakpastian dan cobaan yang tidak ringan, menghadapi keterpurukan yang amat sangat, hingga rasanya terjerembab ke titik nelangsa terdalam yang pernah kualami, akhirnya Alhamdulillah hari ini aku bisa kembali jadi manusia.  Terima kasih Allah SWT, Tuhanku yang berkenan mengujiku sedemikan rupa, menjadikan aku insya Allah manusia yang lebih baik dan lebih kuat dibanding sebelumnya, semoga, Aamiiin Allahumma Aamiiin.  Terima kasih Pung Adi, atas kesempatannya. Semoga saya bisa menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan ini. Sebuah kesempatan emas, yang seyogyanya tidak boleh disia-siakan. Ya, saya harus bisa memotivasi diri ke dalam pakem "Go The Extra Miles".   Terima kasih Bu Yon yang terus mempercayai dan memotivasi, serta berkenan setia berjalan di sampingku selama 17 tahun terakhir. Semoga kita selamanya, tanpa tepi.  Terima kasih anak-anakku yang...